Header Ads

5 Ribu Lampion Dan 12 Shio Bakal Meriahkan Imlek di Solo



SOLOSedikitnya 5 ribu lampion dan 12 shio akan menghiasi Kota Solo saat perayaan Tahun Baru Imlek 2570/2019.
Ribuan lampion tersebut dipasang di sekitar Pasar Gede, Jalan Urip Sumoharjo maupun di depan balai kota, Jalan Sudirman. Panitia akan menyalakan lampion tersebut mulai 28 Januari hingga 28 Februari.

Selain lampion berukuran kecil, akan dipasang juga 12 lampion shio dan neon boks 12 shio di lokasi yang sama. Seperti tahun sebelumnya, perayaan Imlek kali ini juga diramaikan dengan pertunjukan budaya multi etnis Grebeg Sudiro. Kirab gunungan tersebut menjadi simbol akulturasi antara masyarakat Tionghoa dengan masyarakat sekitar.
"Yang berbeda tahun ini ada dialog kebangsaan yang dilaksanakan saat perayaan Cap Go Meh di Pendapi Gede Balai Kota Solo. Acara tersebut dilaksanakan bersamaan dengan acara haul Gus Dur," jelas Ketua Panitia Bersama Solo Imlek 2019 Sumartono Hadinoto kepada wartawan di Kantor Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) Solo, Sabtu (19/1).
Sumartono menjelaskan, kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog kebangsaan yang akan menghadirkan Sinta Nuria Abdurahman Wahid.
Sedangkan untuk perayaan Cap Go Meh akan dilakukan tanggal 22 Februari atau bersamaan dengan acara haul Gus Dur.
"Agar santri juga menikmati perayaan Imlek di Kota Solo. Meskipun perayaan Cap Go Meh dilakukan tanggal 22 Februari, tapi Cap Go Meh tetap dilakukan tanggal 19 Februari," jelasnya.
Perayaan Tahun Baru Imlek 2019 di Kota Solo yang bertema 'persatuan dalam keberagaman', tersebut diharapkan mampu mendatangkan wisatawan dan berdampak pada perekonomian. Melalui sejumlah agenda, wisatawan bisa menikmati perayaan Imlek di Kota Solo.
"Solo Imlek Festival akan dibuka Wali Kota Solo tanggal 20 Februari mendatang. Sedangkan acara Cap Go Meh tetap akan ada kirab barongsai dan liong keliling Kota Solo tanggal 19 Februari mendatang," harapannya.
Tahun Baru Imlek 2019 jatuh pada tanggal 5 Februari 2019. Sebelum rangkaian acara, ada ritual Pao Oen atau ruwatan. Acara tersebut dilakukan di klenteng dan dipimpin oleh biksu. Pao Oen telah dimulai Sabtu ini dengan melepas burung pipit dan ikan lele.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh compassandcamera. Diberdayakan oleh Blogger.