Header Ads

Asteroid Tabrak Bulan Saat Supermoon Darah, Picu Ledakan Setara 1 Ton Dinamit


New York - Di tengah kemeriahan seputar fenomena gerhana Bulan "super blood wolf moon" pekan lalu, ternyata, ada kejadian alam lain di satelit alami Bumi yang tak kalah menariknya.

Menurut pantauan ilmuwan, gerhana pekan lalu diselingi oleh fenomena asteroid yang menabrak permukaan Bulan dengan energi dahsyat.

Peristiwa itu kabarnya disaksikan oleh sejumlah pasang mata di Bumi, yang mengaku melihat 'kilatan cahaya' di Bulan saat "super blood wolf moon" terjadi.

Para peneliti telah menganalisis beberapa pengamatan dampak tabrakan itu untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang apa yang sebenarnya menciptakan kilatan yang terlihat oleh sejumlah pasang mata di Bumi.

Para peneliti dari Kolombia dan Republik Dominika melihat video yang diambil oleh para astronom amatir untuk merekonstruksi momen ketika Bulan dihantam oleh asteroid tersebut --menurut draf makalah yang dikirim ke jurnal Icarus dan diposting di server pra-cetak Cornell University.

Menurut perkiraan, peneliti menilai bahwa tabrakan itu menghasilkan jumlah energi yang sama seperti antara 0,9 dan 1,8 ton dinamit, meninggalkan kawah yang bisa mencapai berdiameter 15 m dan "dapat dideteksi oleh wahana badan antariksa yang ada di Bulan," demikian seperti dikutip dari Cnet, Rabu (30/1/2019).

Kawah itu berada di dekat bagian barat Bulan --permukaan yang kerap menghadap Bumi.
Hebatnya, asteroid yang menabrak Bulan diperkirakan hanya berdiameter tak lebih dari 30-50 cm, namun, melesat dengan kecepatan luar biasa, 13,8 km/detik.

Tabrakan itu menambah daftar kawah yang tercipta dari hasil asteroid yang menabrak Bulan --di mana satelit alami Bumi itu telah memiliki banyak di antaranya, implikasi dari tidak adanya atmosfer di lunar.

Beriku salah satu video yang menunjukkan bukti seputar tabrakan asteroid di permukaan Bulan saat gerhana "super blood wolf moon" terjadi pekan lalu:






Tidak ada komentar

Gambar tema oleh compassandcamera. Diberdayakan oleh Blogger.