Header Ads

Perokok Di Jepang Dilarang Menggunakan Lift

Related image


Majalah Analisaqq - Sejak terpilih menjadi tuan rumah olimpiade 2020, Jepang memperketat aturan untuk para perokok.

Seperti dikutip dari Japan Today, Balai Kota Ikoma melarang para perokok menggunakan lift. Papan pemberitahuan menyebut bahwa perokok hanya bisa naik lift bila sedang tidak merokok selama 45 menit terakhir. Tujuannya agar benar-benar bersih dari residu bahan berbahaya rokok.

"Setelah merokok Anda harus keluar cari angin dan mengambil napas dalam-dalam sebelum kembali ke dalam," tulis papan tersebut.

Tidak diketahui pasti sanksi apa yang akan dikenakan pada pelanggar peraturan. Tahun lalu kota Ikoma sendiri memberlakukan denda sekitar Rp 2,5 juta bagi mereka yang merokok tidak pada area yang disediakan.

Ada kemungkinan aturan serupa seperti di Balai Kota Ikoma diterapkan juga di tempat lain.

Hal ini hanyalah salah satu dari banyak langkah yang diambil untuk menertibkan rokok di Jepang. Pada tanggal 30 Maret lalu, jaringan makanan cepat saji utama, Mos Burger mengumumkan mereka tidak akan menyediakan ruangan khusus merokok lagi, hal itu dilakukan secara bertahap di seluruh 1.300 toko mereka yang ada Jepang pada bulan Maret, 2020.

Mos Burger adalah restoran keluarga seperti McDonald’s, KFC, dan Saizeriya, yang mengambil langkah-langkah untuk menjadi sepenuhnya restoran anti rokok dalam mengantisipasi larangan pemerintah yang akan segera melarang area merokok di perusahaan-perusahaan makanan dan restoran.

AnalisaQQ™

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh compassandcamera. Diberdayakan oleh Blogger.