Header Ads

Kandidat Terlalu Tampan, Juragan Durian Batalkan Pencarian Jodoh Putrinya

Image result for juragan duren nyari menantu

Thailand - Juragan durian dari Thailand Arnon Rodthong jadi viral karena carikan jodoh untuk putrinya dengan hadiah Rp 4,4 miliar untuk calon mantunya. Kini, Arnon dilaporkan menolak calon pelamar putrinya, dan mengatakan bahwa kandidatnya terlalu ganteng.

Arnon menyebabkan kegemparan besar-besaran di media sosial Thailand ketika dia membuat sebuah posting yang mengatakan bahwa dirinya akan memberikan 10 juta baht atau Rp 4,4 miliar kepada pria yang beruntung yang akhirnya menikahi putri bungsunya, Karnsita yang berusia 26 tahun. Ia juga akan memberikan 10 kendaraan dan sebuah rumah sebagai hadiah.

Seperti dilaporkan dari Coconut Bangkok, lebih dari 10.000 pria berusaha memenangkan hatinya. Jumlah pria yang mencoba merayu Karnsita begitu mengejutkan sehingga sayembara dibatalkan karena kepopuleran menjadi mengganggu bagi keluarga dan bisnisnya.

Di antara ribuan kandidat potensial, hanya beberapa yang berhasil menarik perhatian netizen Thailand. Di antara mereka adalah Premyosapon Khongsai yang berusia 28 tahun.

"Saya tertarik. Umur saya 28 tahun. Keluarga saya juga menanam Durian di provinsi Trat. Kami memiliki lebih dari 300 pohon. Saya bisa mengatasi matahari dan hujan. Saya bisa mengendarai truk 10 roda dan traktor. Tolong pertimbangkan saya, ayah Arnon. Terima kasih," tulis Premyosapon di postingan Facebooknya.

Karnsita pun menyadari bahwa Premyosapon sangat lucu. Sang ayah juga setuju dengan penilaian putrinya, tetapi menolak untuk mengizinkan Premyosapon bersama buah hatinya.

"Premyosapon tidak cocok untukku karena dia terlalu tampan. Dia mungkin menghancurkan hati putriku," kata Arnon seperti dilaporkan dari Stomp.

Pria berusia 58 tahun ini telah membatalkan kompetisi, ia pun masih bersedia memberikan segalanya kepada pria yang akhirnya menikahi putrinya.

Namun, menurut seorang pengacara, juragan durian bisa menghadapi masalah hukum serius jika ini ternyata menjadi aksi publisitas. 




Majalah Analisaqq

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh compassandcamera. Diberdayakan oleh Blogger.