Header Ads

4 Fakta Mengejutkan Dari Penggunaan Balon! Masih Ingin Menggunakannya Untuk Pesta?



Balon ternyata sudah beratus tahun lalu ditemukan dan digunakan oleh manusia. Awalnya balon ditemukan sejak tahun 1824 oleh Michael Faraday dengan berbahan karet. Lalu selanjutnya Thomas Hancock mengembangkan balon berbahan karet latex untuk balon mainan anak-anak.

Balon identik dengan sebuah perayaan. Kehadiran balon pada pesta ikut memeriahkan dekorasi dan menghidupkan suasana baik itu pesta ulang tahun, pesta pernikahan, peresmian acara, dan sebagainya.  Balon juga menjadi salah satu mainan menarik untuk anak-anak.

Akan tetapi, balon ternyata memiliki ancaman yang berbahaya bagi bumi dan lingkungan hidup. Simak 4 fakta ancaman berikut ini.


1. Balon terbuat dari material yang sulit terurai oleh bumi

Pada umumnya balon yang sering digunakan merupakan balon berbahan latex. Latex murni memang mudah terurai tetapi pada proses pembuatan balon, latex telah bercampur dengan bahan kimia lainnya. Banyak sumber yang mengklaim bahwa balon latex merupakan material yang mudah terurai dalam kurun waktu 6 bulan-4 tahun.

Akan tetapi, sebuah studi yang dilakukan oleh Balloons Blow Organization menyatakan bahwa balon latex merupakan material yang tidak dapat terurai. Lalu apa dampaknya jika balon tidak dapat terurai? Maka tentu saja keberadaannya akan mencemari lingkungan.


2. Balon hanya akan berakhir menjadi sampah

Pada dasarnya balon digunakan dalam waktu singkat dan setelah meletus atau lambat laun mengempes maka hanya akan berakhir di tempat pembuangan sampah. Dengan demikian jika semakin banyak balon maka semakin banyak juga sampah balon yang dihasilkan.


3. Balon adalah ancaman mematikan bagi hewan laut

Organisasi Ocean Conservancy menyebutkan bahwa balon menempati urutan ketiga sebagai ancaman mematikan bagi hewan laut. Ketika sampah balon mencemari lautan maka bukan tidak mungkin dapat termakan oleh hewan-hewan laut dan hal itu dapat membahayakan mereka bahkan bisa menimbulkan kematian. Selain dari sampah, balon yang ada di lautan juga bisa berasal dari balon terbang yang dilepaskan pada acara perayaan tertentu.

Balloons Blow Organization juga mengungkap fakta pernah ditemukannya sampah balon latex dalam perut kura-kura pada tahun 2011.


4. Balon juga mengancam keselamatan hewan di darat

Tidak hanya bagi hewan laut, sampah balon yang ada di darat juga bisa mengancam keselamatan hewan di darat ketika dikonsumsi. Sebagai salah satu buktinya adalah sebuah kejadian di California tahun 2011. Pada saat itu ditemukan domba mati akibat memakan balon latex. Domba tersebut mengira balon sebagai dedaunan hingga menyebabkan tersumbatnya saluran pencernaannya.

Selain itu, prosesi menerbangkan balon juga beresiko terhadap kawanan burung yang memungkinkannya tersangkut pada tali balon.

Setelah mengetahui 4 fakta tersebut, ada baiknya kita lebih bijak dalam menggunakan balon. Kamu bisa  menggunakan alternative dekorasi lainnya untuk menggantikan balon. Dan jika melihat sampah balon jangan lupa untuk memungutnya dan memasukkan ke tempat sampah yang seharusnya ya.




Tidak ada komentar

Gambar tema oleh compassandcamera. Diberdayakan oleh Blogger.