Header Ads

10 Suku Primitif Yang sangat Sadis

10 Suku Primitif Yang sangat Sadis

Majalahanalisa.com - ANALISAQQ, Di dikala kita menikmati kehidupan yang telah serba advanced serta modern, masih banyak suku- suku primitif di luar situ yang hidup secara terisolasi dari dunia. Bukannya tidak dipedulikan, tetapi memanglah mereka sendiri yang menolak buat memandang dunia luar.

Tiap suku primitif tentu memiliki keyakinan serta pula adat yang berbeda. Terdapat yang tidak beresiko untuk orang luar, tetapi tidak sedikit pula sangat tidak bersahabat kala didekati.

Melalui postingan ini, kita sudah merumuskan 10 suku primitif di segala dunia yang hidup secara terisolasi serta dikira sangat beresiko dikutip dari web Slappedham. com. Bila tidak berjaga- jaga, kamu dapat kehabisan nyawa secara percuma kala masuk teritori mereka!

1. Sentinelese


Suku ini dapat kamu temui di Pulau Sentinel, Teluk Bengal yang berlokasi di antara Myanmar serta India. Pulau yang mereka tinggali tidak sangat besar, tetapi memanglah terpisah oleh laut.

Suku ini terdiri dari para pemburu, mengingat mereka memanglah bertahan hidup dengan metode memburu hewan di pulau tersebut. Senjata yang mereka pakai merupakan busur serta tombak.

Pemerintahan India telah berikan peringatan keras kalau suku Sentinelese sangat beresiko serta harus dijauhi. Suku ini berikan batas dekat 5 kilometer untuk orang luar dari pulau mereka.

Katanya, terdapat dekat 250 sampai 500 anggota dari suku primitif ini. Leluhur mereka dipercaya telah hidup di pulau tersebut sepanjang puluhan ribu tahun lamanya.

2. Yaifo


Merupakan suku primitif yang ditemui di Papua Nugini bagian tengah. Buat datang di teritori suku ini, dapat menyusuri sungai sepanjang sebulan lamanya. Ataupun bila berjalan kaki dapat menggapai 6 minggu melewati hutan yang sangat beresiko. Tidak heran bila suku Yaifo begitu terisolasi dari dunia luar.

Tahun 1988 silam, seseorang petualang asal Inggris bernama Benedict Allen secara tidak terencana berjumpa mereka. ia kemudian disambut oleh gerakan dansa yang sangat mengintimidasi, di mana mereka mengacungkan busur panah kepada Allen. Dia kemudian dituntut buat menjajaki upacara adat sepanjang 3 minggu lamanya, di mana Dia pula disiksa.

Allen yang jadi saksi hidup kengerian suku Yaifo, menggambarkan bila dirinya begitu terkesan dengan keahlian para anggota suku ini buat berjalan dengan kilat di batang pepohonan, tanpa perlengkapan pengaman apapun. Sedangkan itu, para perempuan dilatih buat jadi mata- mata. Keberadaan mereka nyaris tidak dapat ditemukan.

3. Korowai


Suku primitif ini pula terletak di Papua Nugini serta dikira bagaikan salah satu yang sangat beresiko di dunia. Tidak hanya terisolasi dari dunia modern, mereka katanya apalagi tidak ketahui bila terdapat kehidupan lain tidak hanya circle mereka.

Suku ini yakin bila orang berkulit putih itu merupakan iblis. Karenanya, mereka bakal menewaskan siapapun yang hendak masuk ke dalam teritori mereka tanpa ampun, demi melindungi diri dari serbuan iblis.

Tadinya, suku ini pula kanibal alias memakan daging manusia. Sebagian periset yakin bila perihal itu pula masih dikerjakannya sampai saat ini.


4. Surma ataupun Suri


Suku ini tinggal di Ethiopia serta dikira bagaikan salah satu yang sangat beresiko sebab mereka dapat memakai senjata api buat melindungi diri. Senjata modern itu mereka miliki dari perang sipil Sudan di masa kemudian.

Suku Suma pula sangat lihai dalam pertarungan raga memakai tongkat yang mereka sebut bagaikan sagine. Apalagi terdapat adat di mana 2 laki- laki wajib silih bertarung demi memperoleh seseorang perempuan, sampai salah satu dari mereka mati.

Tahun 80an silam terdapat seseorang doktor asal Rusia yang mendatangi suku ini. Dia malah dikira bagaikan mayat berjalan sebab corak kulitnya yang berbeda.

5. Korubo ataupun Dslala


Ialah suku yang tinggal di bagian barat dari Hutan Amazon. Banyak sekali laporan masuk menimpa pertempuran antar suku di zona tersebut. Mereka memakai gada panjang yang apalagi lebih besar dari mereka.

Pihak pemerintahan Brazil pernah berupaya berdamai dengan suku ini, tetapi hasilnya 7 orang dibunuh. Pemerintah kesimpulannya menetapkan bila suku Korubo sangat beresiko serta wajib dijauhi, apapun sebabnya.

Berita lain menyebut bila suku ini yakin pada keyakinan infanticide ataupun menewaskan para balita bagaikan korban.

6. Mashco- Piro


Suku ini hidup di Madre de Dios, Peru. Tahun 2012 silam, seseorang petualang ditemui mati sehabis melaksanakan kontak dengan suku ini. Suatu anak panah menancap di jantungnya.

Suku ini kerap nampak di teritori orang sebelah kala mencari makan. Tetapi mereka umumnya tinggal di dekat Sungai Las Piedras sepanjang masa panas. Serta kala masa hujan datang, merkea bakal mengungsi ke pedalaman hutan Amazon.

7. Totobiegosode


Suku ini dapat ditemui di Paraguay. Kontak awal mereka dengan dunia luar terjalin pada tahun 40an silam, di mana petani Mennonite secara paksa mengambil tanah mereka buat ternak babi. Hasilnya, kedua kubu silih bunuh.

Sebagian anggota dari Totobiegosode dikabarkan telah ingin menerima kehidupan modern, sedangkan yang lain masih senantiasa hidup mengembara jauh di dalam hutan Chaco.

Kala seseorang anggota dari suku ini nyaris mati, hingga anggota yang lain hendak menggali lubang di tanah. Badan anggota yang sekarat itu lalu dikubur hidup- hidup.

8. Mursi


Suku ini pula tinggal di Etiopia. Mereka yakin bila balita pria dilahirkan buat jadi prajurit kokoh. Keyakinan mereka merupakan pemujaan terhadap nyawa- nyawa dari orang yang sudah mati. Karenanya, mereka yang mati dalam pertempuran hendak sangat dihormati.

Buat lolos tes pendeawasaan, para laki- laki wajib meyakinkan bila mereka lihai memakai tongkat buat bertarung. Pertarungan antar laki- laki pula dicoba saat sebelum menikah demi seseorang perempuan. Sehabis menikah, si laki- laki lalu wajib mencuri sapi dari suku tentangga secara reguler.

Sebagian dari mereka masih memakai kayu ataupun bambu buat bertarung. Tetapi tidak sedikit dari mereka yang telah mulai mempunyai senjata api yang didapatkan dari pertukaran dengan sapi.

9. Fleicheros


Suku ini ada di bagian barat Brazil, ialah di sejauh sungai Jandiatuba. Suku ini diketahui sebab keahlian mereka dalam memakai dart( anak panah mini) bagaikan senjatanya. Kabarnya, anggota mereka terdapat dekat 30an.

Emas kemudian ditemui di sekitaran teritori mereka. Semenjak dikala itu, suku Fleicheros jadi kerap berjumpa dengan para penggali emas, juga tidak kadangkala melanda mereka. Tahun 2017, 2 orang penggali emas apalagi dibantai habis- habisan, kemudian dimutilasi, saat sebelum mayatnya dibuang ke sungai.

10. Moken


Suku Moken bisa jadi tidak sangat beresiko. Tetapi mereka merupakan suku yang sangat terisolasi dari dunia luar. Dapat ketemu mereka saja merupakan suatu keajaiban. Kok dapat?

Suku ini tinggal di atas perahu kayu di sekitaran Kepulauan Mergui yang terdapat di antara Burma serta Thailand. Mereka bersenjatakan tombak serta jaring buat menangkap ikan serta apapun di laut yang dapat dimakan. Perahu mereka umumnya dilengkapi dengan dapur serta tempat tidur.

PBB lalu membuat keputusan buat melindungi suku Moken serta jalur hidup mereka yang sangat tidak biasa tersebut.

Sekian Berita Dari Kami ANALISAQQ


Bingung memilih Agen Judi Poker Online Terpercaya? Main saja di Agen Judi Poker Online ANALISAQQ. Hanya dengan 1 id sudah bisa bermain semua permainan. Nikmati juga bonus Refferal 20% Dan Juga Bonus Rollingan 0,3% sampai 0.5%  untuk semua permainan !!

WA: +855-1143-2122

Agen Judi Poker Online Terbaik Dan Terpercaya ANALISAQQ


Tidak ada komentar

Gambar tema oleh compassandcamera. Diberdayakan oleh Blogger.