Header Ads

5 Fakta Terkait Veronica Koman, Tersangka Saat Ini Tentang Kasus Papua

5 Fakta Terkait Veronica Koman, Tersangka Saat Ini Tentang Kasus Papua


Kepolisian Wilayah Jawa Timur( Polda Jatim) menetapkan terdakwa baru dalam permasalahan provokasi serta hoaks terpaut insiden Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya. Terdakwa baru bernama Veronica Koman.

Awal mulanya Veronika Koman( VK) dijadikan saksi buat terdakwa TS. Hendak namun, sebab pertumbuhan serta penyidikan, VK diresmikan bagaikan terdakwa.

“ Hasil gelar tadi malam, dengan fakta permulaan yang lumayan, terdapat seorang yang awal mulanya dijadikan saksi, bernama samaran VK, telah dikirim 2 pesan pemanggilan saksi buat terdakwa TS, nyatanya VK tidak muncul,” ucap Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Rabu 4 September 2019.

Sehabis mendalami serta fakta hp serta pengaduan dari warga, VK sangat aktif membuat provokasi buat menyebarkan hoaks.“ VK ini sangat aktif, hasil gelar memutuskan dari fakta serta pengecekan 3 saksi serta saksi pakar kesimpulannya diresmikan VK bagaikan terdakwa,” ucap Luki.

Veronica Koman aktif menyebar kabar bohong ataupun hoaks serta provokasi terpaut Papua melalui account media sosial twitter@VeronicaKoman.

"Pada dikala peristiwa kemarin, yang bersangkutan tidak terdapat di tempat, tetapi di twitter sangat aktif, memberitakan, mengajak, memprovokasi, turun ke jalur buat esok di Jayapura. Ini pada bertepatan pada 18 Agustus," ucap Luki.

Berikut rangkuman yang dikumpulkan terpaut Veronica Koman yang jadi terdakwa baru dalam permasalahan asrama mahasiswa Papua yang memantik kerusuhan di beberapa wilayah di Papua serta Papua Barat:

Home Surabaya

5 Perihal soal Veronica Koman, Terdakwa Baru Permasalahan Papua


Dian KurniawanDian Kurniawan

05 Sep 2019, 13: 47 WIB

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan( Gambar: Liputan6. com/ Dian Kurniawan)

Liputan6. com, Jakarta- Kepolisian Wilayah Jawa Timur( Polda Jatim) menetapkan terdakwa baru dalam permasalahan provokasi serta hoaks terpaut insiden Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya. Terdakwa baru bernama Veronica Koman.

Awal mulanya Veronika Koman( VK) dijadikan saksi buat terdakwa TS. Hendak namun, sebab pertumbuhan serta penyidikan, VK diresmikan bagaikan terdakwa.

“ Hasil gelar tadi malam, dengan fakta permulaan yang lumayan, terdapat seorang yang awal mulanya dijadikan saksi, bernama samaran VK, telah dikirim 2 pesan pemanggilan saksi buat terdakwa TS, nyatanya VK tidak muncul,” ucap Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Rabu 4 September 2019.

Sehabis mendalami serta fakta hp serta pengaduan dari warga, VK sangat aktif membuat provokasi buat menyebarkan hoaks.“ VK ini sangat aktif, hasil gelar memutuskan dari fakta serta pengecekan 3 saksi serta saksi pakar kesimpulannya diresmikan VK bagaikan terdakwa,” ucap Luki.

Veronika Koman, WNI di Luar Negara Jadi Terdakwa Permasalahan Provokasi Papua sampai Hoaks

Polda Jatim Buru Veronica Koman ke Luar Negara soal Permasalahan Provokasi Papua

Veronica Koman aktif menyebar kabar bohong ataupun hoaks serta provokasi terpaut Papua melalui account media sosial twitter@VeronicaKoman.

"Pada dikala peristiwa kemarin, yang bersangkutan tidak terdapat di tempat, tetapi di twitter sangat aktif, memberitakan, mengajak, memprovokasi, turun ke jalur buat esok di Jayapura. Ini pada bertepatan pada 18 Agustus," ucap Luki.

Berikut rangkuman yang dikumpulkan terpaut Veronica Koman yang jadi terdakwa baru dalam permasalahan asrama mahasiswa Papua yang memantik kerusuhan di beberapa wilayah di Papua serta Papua Barat:

1.Veronica Koman Awal mulanya Saksi yang Saat ini Jadi Tersangka

Veronica Koman awal mulanya dijadikan saksi buat terdakwa TS. Hendak namun, sebab pertumbuhan serta penyidikan, VK dijadikan bagaikan terdakwa.

"Hasil gelar tadi malam, dengan fakta permulaan yang lumayan, terdapat seorang yang awal mulanya dijadikan saksi, bernama samaran VK, telah dikirim 2 pesan pemanggilan saksi buat terdakwa TS, nyatanya yang VK tidak muncul," tutur ia, Rabu, 4 September 2019.

Luki meningkatkan, VK sangat aktif membuat provokasi dari dalam serta luar negara buat menyebarkan hoaks.“ VK, ini sangat aktif, hasil gelar memutuskan dari fakta serta pengecekan 3 saksi serta saksi pakar kesimpulannya diresmikan bagaikan terdakwa atas nama Veronica Koman,” ucap Luki.

Sebar Hoaks Melalui Twitter


2. Sebar Hoaks Melalui Twitter


Polisi melaporkan, terdakwa Veronica Koman berfungsi bagaikan penyebar kabar bohong yang aktif dicoba melalui media sosial twitter dengan account@Veronica Koman.

“Pada dikala peristiwa kemarin, yang bersangkutan tidak terdapat di tempat, tetapi di twitter sangat aktif, memberitakan, mengajak, memprovokasi, turun ke jalur buat esok di Jayapura. Ini pada bertepatan pada 18 Agustus,” ucap Luki.

Unggahan Mengenakan Bahasa Inggris




3. Unggahan Mengenakan Bahasa Inggris

Luki meningkatkan, terdapat pula tulisan momen polisi mulai tembak ke dalam asrama Papua, total 23 tembakan tercantum gas air mata. Kanak- kanak tidak makan sepanjang 24 jam, haus serta terkurung, di suruh keluar ke lautan massa.“ Seluruh kalimat artikel memakai Bahasa Inggris,” tutur Luki.

Gandeng Interpol


4. Gandeng Interpol


Veronica Koman ialah Masyarakat Negeri Indonesia( WNI) yang dikala ini terletak di luar negara bagaikan terdakwa permasalahan provokasi serta hoaks.“ KTP VK ini WNI, tetapi kayaknya memiliki banyak keluarga berdomisili di luar negara,” ucap Luki.

Dikala ini, Veronica Koman terletak di luar negara. Oleh sebab itu grupnya menggandeng beberapa pihak buat memburu Veronica Koman.“ Dikala ini kami hendak kerja sama dengan Mabes Polri, BIN, Satgas, serta Interpol. Sebab VK dikala ini terletak di luar negara,” ucap ia.

Sehabis pendalaman dari fakta hp serta pengaduan dari warga, VK ini nyatanya orang yang sangat aktif sekali membuat provokasi dari dalam serta luar negara buat menyebarkan hoaks.

Veronika Koman juga dijerat dengan pasal berlapis ialah UU ITE, KUHP pasal 160, UU No 1 Tahun 1946 serta UU No 40 Tahun 2008.“ Jadi kita terdapat 4 undang- undang yang kita lapis,” ucap ia.


5. Veronica Koman seseorang Pengacara


Veronica Koman ialah kelahiran Medan yang mempunyai banyak keluarga berdomisili di luar negara. Dia menempuh pembelajaran di kampus swasta ternama di Jakarta serta mencapai gelar sarjana hukum. Dia aktif dalam dunia aktivis.

Dia jadi pengacara publik yang sering berhubungan dengan isu terpaut Papua, pengungsi internasional serta pencari suaka. Tidak tidak sering Veronica pula membagikan dorongan hukum pada kalangan miskin yang buta hukum dengan cuma- cuma.

Klien Veronica juga banyak berasal dari Afghanistan serta Iran yang terdampar di Indoneisa. Veronica menolong mereka supaya menemukan status pengungsi setimpal dengan hukum pengungsi internasional di UNHCR( komisioner besar PBB buat pengungsi).

Veronica Koman aktif di sosial media Twitter dengan nama account@VeronicaKoman. Cuitan di account inilah yang membuat Veronica diresmikan jadi terdakwa dalam permasalahan terpaut Papua. 

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh compassandcamera. Diberdayakan oleh Blogger.