Header Ads

Kapal China Klaim Laut Natuna, TNI Siap Perang Melawan!

Image result for TNI AL

Aksi pencurian ikan dan klaim Laut Natuna yang dilakukan kapal China membuat TNI bereaksi keras. Siap perang komandan?
Aksi pencurian ikan dan klaim wilayah Laut Natuna yang merupakan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dilakukan oleh kapal pemerintahan China membuat Indonesia berang.

Angkatan bersenjatan TNI pun akan segera melaksanakan operasi siaga tempur untuk menyelesaikan pelanggaran perbatasan wilayah tersebut.

Lalu, akan seperti apa langkah tegas yang ditunjukkan TNI pada kapal-kapal asing di Laut Natuna? 


Operasi siaga tempur di Laut Natuna

Image result for Operasi siaga tempur di Laut Natuna

 Jum’at (3/1), Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya Yudo Margono mengatakan operasi siaga tempur sudah dilakukan di kawasan Laut Natuna.

Baca Juga: Kepergok Lagi, Begini Penampakan Sel Setya Novanto Yang Makin Mewah bak Hotel Bintang 5!

Personel Koarmada 1 dan Koopsau 1 yang dilengkapi dengan alusista berupa tiga KRI dan satu perawat intai maritim pun sudah bergerak menyusuri perbatasan utara Indonesia itu.

“Selanjutnya dikatakan Pangkogabwilhan I bahwa operasi ini digelar untuk melaksanakan pengendalian wilayah laut khususnya di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Laut Natuna Utara,” bunyi keterangan tertulis yang disampaikan Kabid Penum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman.

Sementara itu, dua KRI tambahan juga sudah diberangkatkan dari Jakarta menuju Natuna untuk ikut menjaga ZEE dan menghalau masuknya kapal asing di wilayah Indonesia.

Baca Juga: Terungkap! Ini Sosok Pejabat Cina di Balik Penahanan Muslim Uighur

China klaim Laut Natuna

Related image

Pemerintah  China sendiri membuat sebuah kontrovesi dengan melakukan claim sepihak kawasan ZEE Laut Natuna sebagai wilayah kekuasaanya.

Hal ini disampaikan langsung oleh juru bicara Menteri Luar Negeri Republik Rakyat China, Geng Shuang lewat keterangan pers yang di sampaikan pada 2 Januari 2020 lalu .


“Saya ingin menegaskan bahwa posisi dan dalil-dalil China mematuhi hukum internasional, termasuk UNCLOS. Jadi apakah pihak Indonesia menerima atau tidak, itu tak akan mengubah fakta objektif bahwa China punya hak dan kepentingan di perairan terkait (Laut Natuna),” 

Baca Juga: Penyiram Air Keras Novel Basedan Ditangkap, 2 Anggota Polri Aktif Jadi Tersangka!

“Pun yang disebut sebagai keputusan arbitrase Laut China Selatan itu ilegal dan tidak berkekuatan hukum, dan kami telah lama menjelaskan bahwa China tidak menerima atau mengakui itu,” jelas Geng.


China sendiri mengklaim jika kawasan Laut Natuna sudah sejak lama menjadi lokasi tempat pencarian ikan para nelayannya. Itu yang menguatkan mereka untuk berani mengambil ikan dan beraktivitas di ZEE.


Artikel Lainnya



Hubungan internasional antara Indonesia dengan China memang sedang memanas menyusul aksi pencurian ikan dan klaim kawasan perairan Laut Natuna oleh negeri Tirai Bambu tersebut.

Operasi siaga tempur pun dilakukan TNI Angkatan Laut untuk menjaga kawasan Laut Natuna yang masuk dalam ZEE Indonesia.


Semoga hal ini menjadi perhatian serius pemerintahan Indonesia karena kedaulatan bangsa benar-benar harus dijaga dan jangan sampai diganggu oleh negara lain. 






Sekian Berita Dari Kami ANALISAQQ

Poker Online Indonesia 
Deposit Via Deposit Pulsa Telkomsel Dan XL

Situs Poker Online | Agen Poker Online Terpercaya | Poker Online Terpercaya

Daftar Situs Judi Online | Judi Poker Online Terpercaya

Situs Judi Online Terpercaya





Bingung memilih Agen Judi Poker Online Terpercaya? Main saja di Agen Judi Poker Online ANALISAQQ. Hanya dengan 1 id sudah bisa bermain semua permainan. Nikmati juga bonus Refferal 20% Dan Juga Bonus Rollingan 0,3% sampai 0.5%  untuk semua permainan !!



Tidak ada komentar

Gambar tema oleh compassandcamera. Diberdayakan oleh Blogger.